Peristiwa Kec Sukoharjo Kab Wonosobo
Pada tahun 2011 Kecamatan
Sukoharjo berhasil surplus dana bergulir PNPM sebesar Rp 209.903.865.
Dari laba bersih tersebut 50 persen digunakan untuk menambah modal dan
36,5 persen untuk dana sosial.
Untuk dana sosial sebesar Rp 76.614.000 dan diberikan dalam bentuk sunatan massal dan bantuan sosial untuk penyandang cacat.
"Untuk tahun ini tiap penyandang cacat menerima bantuan sosial sebesar Rp 350.000 dan untuk tiap anak yang ikut sunatan massal mendapat bantuan uang saku sebesar Rp 350.000," kata Ketua Panitia, Sukarno, Senin (27/6) pagi ini.
Menurut Sukarno, kegiatan tersebut diikuti oleh 75 anak, dan 125 orang penyandang cacat penerima bantuan sosial. "Mereka berasal dari 17 desa yang ada di Kecamatan Sukoharjo," ujarnya.
Camat Sukoharjo, Dudi Wardoyo mengatakan, pasca kegiatan sunatan massal tiap anak akan dipantau kesehatannya agar tidak terjadi infeksi atau gangguan kesehatan lainnya.
Dudi juga menyampaikan apresiasinya kepada pelaksanaan PNPM dan UPK di Kecamatan Sukoharjo yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga pelaksanaannya bisa tertib administrasi dan tepat sasaran.
Kepala Bapermas Wonosobo, yang diwakili Asmoro menyampaikan, UPK Kecamatan Sukoharjo berhasil memenuhi sasaran yang ditetapkan dalam pelaksanaan PNPM yakni pembangunan yang berdasar aspirasi masyarakat.
"Munculnya partisipasi masyarakat tersebut menjadi penentu utama keberhasilan pembangunan di Sukoharjo sehingga bisa surplus," tegasnya.
Untuk dana sosial sebesar Rp 76.614.000 dan diberikan dalam bentuk sunatan massal dan bantuan sosial untuk penyandang cacat.
"Untuk tahun ini tiap penyandang cacat menerima bantuan sosial sebesar Rp 350.000 dan untuk tiap anak yang ikut sunatan massal mendapat bantuan uang saku sebesar Rp 350.000," kata Ketua Panitia, Sukarno, Senin (27/6) pagi ini.
Menurut Sukarno, kegiatan tersebut diikuti oleh 75 anak, dan 125 orang penyandang cacat penerima bantuan sosial. "Mereka berasal dari 17 desa yang ada di Kecamatan Sukoharjo," ujarnya.
Camat Sukoharjo, Dudi Wardoyo mengatakan, pasca kegiatan sunatan massal tiap anak akan dipantau kesehatannya agar tidak terjadi infeksi atau gangguan kesehatan lainnya.
Dudi juga menyampaikan apresiasinya kepada pelaksanaan PNPM dan UPK di Kecamatan Sukoharjo yang telah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga pelaksanaannya bisa tertib administrasi dan tepat sasaran.
Kepala Bapermas Wonosobo, yang diwakili Asmoro menyampaikan, UPK Kecamatan Sukoharjo berhasil memenuhi sasaran yang ditetapkan dalam pelaksanaan PNPM yakni pembangunan yang berdasar aspirasi masyarakat.
"Munculnya partisipasi masyarakat tersebut menjadi penentu utama keberhasilan pembangunan di Sukoharjo sehingga bisa surplus," tegasnya.
Komentar
Posting Komentar